tunawisma Blog

04A_Bali

Akhirnya Mengunjungi Sangeh

Saya kenal Sangeh waktu saya masih duduk di kelas dua SD. Dari kalender dinding. Gambaran akan sebuah pura di tengah hutan yang dihuni oleh monyet-monyet liar menghiasi fantasi kanak-kanak saya kala itu. Pokoknya pasti,...

00a_merdeka

Selamat Hari Pahlawan 2016!

Pulau Sebatik adalah pulau terluar Republik Indonesia, satu pulau yang menjadi hak milik dua negara, Indonesia dan Malaysia. Waktu itu, saya berfoto di samping sebuah bendera merah putih yang berkibar pada halaman Patok Tiga...

06A_Jambi

Putar-Putar di Kota Jambi

Bukan berkeliling dalam artian melancong. Namun berkeliling dalam artian berkendara ria di atas sepeda motor untuk mengunjungi satu per satu teman yang tinggal di kota ini. Jambi memang bukan top of mind ketika kita...

05A_Bandung

Ziarah Urban Sumur Bandung

Apa mau dikata tempat ini terselip di sisi pelataran parkir. Gedung bale tempatnya bernaung pun tidak memberi tanda-tanda apapun selain spanduk konsultasi energi alternatif. Padahal di tempat ini terdapat sebuah sumur nan karib dengan...

11A_Baubau

Sultan Murhum, Sang Haluoleo

Satu setengah dekade silam, Megawati Soekarnoputri berziarah ke tempat ini. Hanya satu tahun sesudah runtuhnya Orde Baru. Tidak lama berselang, beliau menggantikan Abdurrahman Wahid sebagai pejabat nomor satu republik ini. Pulau Buton memang mempunyai...

02A_SPenuh

Taman Nasional Kerinci-Seblat

Dari pos masuk yang tidak bertuan, kami melangkah masuk menyusuri jalan setapak yang buram setengah terkubur. Rerumputan liar yang menumbuhi tempat itu sudah tinggi, tanda lama tidak dilintasi. Sementara pada kanan kiri, pepohonan runduk...

03A_Ikan

Tuing-Tuing, Ikan Terbang Diasap

Namanya tuing-tuing. Andai bukan karena tiga orang berbeda menyebut namanya, saya mungkin susah untuk percaya. Dugaan akan gejala onomatopoeia pun buru-buru saya tepis dari benak. Lagipula sejak kapan ada ikan bersuara ganjil seperti itu?...

00A_Malam

Bermalam di Bawah Bintang

Entah barangkali Sufi berkulit badak atau memang tidak punya perasaan. Namun yang jelas dia bisa tidur dengan tenang di tengah kerubutan kawanan nyamuk hutan. Bukan nyamuk biasa. Serangga terbang penghisap darah di luasan belantara...

07A_Lombok

Bolehlah Mandi Air Asin

“Airnya asin!” teriak saya sambil terbahak-bahak kepada Dito yang sedang tiduran di teras. Perhentian di kotej kecil Gili Trawangan adalah berkah. Pasalnya sudah dua hari terakhir kami habiskan di perjalanan tanpa kesempatan mandi. Sudah...

01A_Banten

Sejarah Kelam Surosowan

Tidak banyak yang dapat dilakukan Pangeran Purbaya. Kakaknya, Sultan Haji, bertempur habis-habisan melawan ayahnya sendiri, Sultan Ageng Tirtayasa. Darah tidak selalu lebih kental daripada air. Belanda mengangkangi sengketa keluarga ini untuk sebuah penyerbuan masif...

02A_Selat

Bakmi Sagu Selatpanjang

“Mau ke Batu Pahat, Malaysia?” tanya si ibu penjual di warung kecil yang terlihat miring seakan-akan hendak rubuh itu. Saya menggelengkan kepala sembari tersenyum simpul. “Tidak, Bu. Saya sengaja ke sini untuk melihat Selatpanjang,”...

01A_Medan

Kereta Bandara Kualanamu

Salah satu niatan saya mampir Medan adalah untuk mencoba kereta bandaranya. Lama rasanya sudah saya tidak singgah ke kota ini. Tempo hari bandara yang saya darati adalah Polonia yang semrawut serta sumpek di tengah-tengah...

06A_Medan

Jembatan Buat Enam Orang

Ayunan jembatan itu beresonansi hingga ke tulang-tulang rusuk. Berserah kepada dua utas kabel, kami berjalan menyeberang Sungai Tangkahan untuk mencapai seberang dari hutan Taman Nasional Gunung Leuser, sementara puluhan meter di bawah, sungai berbatu...

09A_Lombok

Kala Waktu Berjalan Lambat

Rekam perjalanan tiada menggurat tilas yang bahana pada pemirsanya andaikata hanya bermuara pada penggambaran akan keindahan lanskap-lanskap yang ada. Betapa pun baik sebuah cerita dipaparkan dan sebetapapun memukau potret yang ditebarkan, tetap ada bagian-bagian...

05A_Tarakan

Kuburan Jepang di Tarakan

Anak perempuan kecil itu berteriak-teriak memanggil ayahnya. Seorang pria berkumis duduk menyesap kretek menyuruh anak itu diam. Saya berjalan mendekatinya. Pria itu terperanjat melihat kehadiran saya hingga rokoknya nyaris tertelan, dan anak perempuan tadi...

01A_Siak

Becak Kurus dari Siak

“Boleh saya foto kan, Pak?” tanya saya yang hanya dijawab cengiran saja. Bapak tua itu hanyalah satu dari sekian lusin pengayuh becak yang bolak-balik dari muka Istana Kesultanan Siak ke pelabuhan di pinggir Sungai...

02A_Mayalibit

Ikan Segar dari Mayalibit

“Tidak usah tambah bumbu,” ucap saya seraya membantu menguliti lima ekor ikan yang baru saja dipancing dari perairan Teluk Mayalibit, “Ikan segar itu rasanya sudah enak tanpa perlu bumbu.” Lagipula kami memang tidak punya...

00A_Bajo

Nusa Tenggara dari Langit

Baling-baling berputar kencang ketika pesawat kecil ini melayang-layang rendah di atas Taman Nasional Komodo. Tidak berapa lama lagi kami akan tiba di Labuan Bajo, ibukota kabupaten Manggarai Barat. Saya duduk terpisah dari Lomar, masing-masing...

03A_Tarakan

Tarakan, Pintu Masuk Jepang

Asap membumbung tinggi ketika kilang-kilang minyak dibakar. Sedemikian dahsyatnya pembakaran itu hingga Pulau Tarakan nampak menyala di kegelapan malam. Selaksa serdadu Belanda dikonsentrasikan di pesisir barat, tepatnya Juwata. Malam itu pasukan Simon de Waal...

09A_Palembang

Sriwijaya Dikira Nama Raja

Orang Tionghoa dulu menyebutnya San Fo Shi, episentrum peradaban Melayu dua belas abad silam. Suka tidak suka, boleh tidak boleh, mau tidak mau, Sumatera Selatan adalah salah satu provinsi di Indonesia dengan sejarah peradaban...