Jamuan makan adalah perkara lumrah. Namun bagaimana rasanya dijamu pada bulan puasa, ketika tuan rumahnya sedang berpuasa? Saya terjebak dalam suasana canggung ini gara-gara keceplosan menyebut bahwa saya tidak berpuasa sewaktu berkunjung ke Lapeo. Akibatnya, sepiring penuh kue khas Mandar
Sulawesi
Jejak Peninggalan Imam Lapeo
Evangelisme adalah bagian penting dari perjalanan bangsa-bangsa. Tersebarnya agama dapat membawa arah suatu peradaban ke lintasan yang benar-benar baru. Lima abad lamanya Sulawesi Barat mengenal Islam. Namun baru dua abad silam keberhasilan penyebaran Islam terasa di jazirah Mandar, berkat jasa
Menyisir Mangrove Polewali
Putra mempercepat langkahnya. Kami berdua berjalan menyusuri pematang pesisir Polewali. Sesekali sepatu saya terbenam ke lumpur berbencah yang bercampur dengan pasir pantai. Ada hutan mangrove di ujung sana, itulah alasannya mengapa kami terdampar di tempat ini. “Ini bukan tempat wisata,”
Labuang yang Terabaikan
Namanya Putra. Entah putra dari siapa. Kami baru berkenalan minggu lalu di dunia maya, siang ini kami berdua sudah melibas aspal Majene menuju ke Polewali. Belum separuh perjalanan, Putra menghentikan motornya di tepi bukit yang menjorok ke lautan, memperlihatkan pantai
Jejak Islam dari Salabose
Majene terhampar jelas di bawah sana. Ini adalah titik tertinggi Majene, Bukit Salabose. Salabose bukan sebatas arena penatapan. Bukit ini punya ikatan sejarah kental dengan masa kejayaan Kerajaan Banggae dan masuknya Islam ke tanah ini. Syekh Abdul Manan, nama beliau.
Kerkhoff di Lipat Kebun Perdu
Derak ranting yang patah dan kerisak dedaunan kering mengiringi langkah kami. Onie memandu saya menyusuri sebuah perkampungan ruwet di Majene. Tibalah kami di sebuah lapang perdu yang dihiasi lusinan bongkah-bongkah nisan uzur. Sebuah kherkoff, kompleks pekuburan Belanda, pada suatu lokasi
Senja di Atap Kota Majene
Saya tidak tahu, dari sekian banyak bukit di Majene manakah yang pemandangannya paling bagus. Untuk kebebasan memilih satu ini biarlah saya oper ke Onie. Dia pasti lebih tahu. Dibawanyalah saya ke puncak sebuah bukit tepat di belakang dermaga. Berjalan melintasi
Kembara Singkat di Majene
Majene pernah beken. Untuk sebuah alasan yang salah. Musibah yang menimpa Adam Air di perairan Sulawesi delapan tahun silam meroketkan nama kabupaten ini ke gelanggang internasional. Peristiwa yang kemudian didramatisir dalam film dokumenter Mayday Season 7 oleh sineas Kanada itu
Pekuburan Raja-Raja Banggae
Lelaki tua itu mendengus. Sembari terpincang-pincang, ia berusaha mendaki anak tangga pondok kayu kecilnya. Sebagai juru kunci makam, tugasnya satu, menyodorkan buku tamu untuk saya mengisinya. Pandangan saya menyapu barisan nama yang tampil di halaman buku tamu itu. Tidak seorang
Menyusuri Pantai Dato Majene
“Uwais dulu jalan kaki ke sini,” lagi-lagi Onie menyebut nama itu. Uwais Al-Qarni, teman lama saya yang juga seorang pengembara modal melarat memang begitu menggilai Sulawesi. Tidak aneh apabila seluruh petualang Sulawesi seakan-akan mengenal si begawan jalan-jalan itu. Terlebih di









