Danau Apa di Buntu Sesean?

Setiap pertanyaan demi pertanyaan yang kami lontarkan selalu berbalas dengan gelengan kepala atau ungkapan ketidaktahuan. Lantaran modal peta runyam dari Gramedia, jadilah kami berkeliaran di tempat yang tidak selazimnya ini. Rudy masih ngotot bahwa ada danau di sekitar Buntu Sesean meskipun usaha untuk bertanya sana-sini dari tadi menemui jalan buntu.

“Di peta ini, Buntu Sesean itu ada foto danaunya,” ucapnya setengah ngotot. Namun jujur saja, dari tadi kami tidak berhasil menemukan danau apapun, sementara tangan saya sudah kebas mengendarai motor sejak pagi tanpa sarung tangan.

Entah bagaimana ceritanya, di salah satu liukan jalan tiba-tiba kami mendapatkan titik terang. Sehampar genangan air yang tidak seberapa luas terlihat memantulkan cahaya matahari siang di ujung sana. Segera saya memarkirkan sepeda motor dan kami berdua pun bergegas untuk mendekati tempat tersebut.

Memang bukan danau, lebih mirip telaga, atau malah empang. Genangan kecil ini terlihat apik dilatari undakan bukit yang rumputnya basah berkilauan memantulkan cahaya matahari. Ya, ternyata memang ada danau di Buntu Sesean, walaupun jauh dari apa yang kami bayangkan. Ini sih empang.