Warning: curl_init() has been disabled for security reasons in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 95

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 97

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 98

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 100

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 103

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 106

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 333

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 334

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 363

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 370

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 375

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 376

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 377

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 379

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 382

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 150

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 151

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 159

Warning: curl_exec() has been disabled for security reasons in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 162

Warning: curl_errno() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 167

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 181

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 182
Menuju Garut Lewat Cijapati – tunawisma

Menuju Garut Lewat Cijapati

Enggan hati ini untuk berjibaku dengan kendaraan kelas berat di jalur Nagreg. Namun tak banyak yang mengetahui bahwa ada jalur alternatif dari Bandung untuk mencapai Garut. Jalur ini kadangkala dikenal dengan sebutan jalur Cijapati. Rutenya menghubungkan antara Majalaya di wilayah Bandung dan Leles di wilayah Garut. Selain sepi, jalur ini juga menghadirkan panorama menarik khas Priangan.

Rute ini dapat ditempuh via sisi selatan Bandung. Masuk ke kota Majalaya, kemudian menuju ke arah Rancaekek di sebelah timur. Di pertengahan jalan, dekat sebuah pompa bensin besar, terdapat sebuah pertigaan kecil. Ambil belokan ke kanan. Dari sini anda cukup lurus saja untuk mencapai Garut.

Sisi positif pengambilan rute ini yaitu jalurnya sepi dan pemandangannya menarik. Di sepanjang jalan anda akan disuguhi pemandangan pegunungan yang membatasi wilayah Bandung dan Garut. Jalannya pun beraspal mulus sehingga anda tidak perlu khawatir harus bersusah payah.

Sisi negatifnya tentu juga ada. Tekstur lintasan ini cenderung curam, banyak tanjakan dan turunan yang membutuhkan konsentrasi ekstra dari para pengendara. Sangatlah tidak dianjurkan melintasi jalur ini pada malam hari karena tidak tersedianya penerangan jalan. Demikian pula daerah di sepanjang jalur ini dikenal mempunyai angka kriminalitas yang tinggi, terutama angka perampokan oleh bajing loncat.

Itu dulu ketika masa-masa saya masih kuliah beberapa tahun silam. Entah sekarang.

Tapi untuk petualang seperti saya, siapa peduli, marilah melintas pada siang bolong. Dengan berbekal sepeda motor ala kadarnya, saya berkendara dari Bandung menuju ke Garut dengan mengambil jalur Cijapati. Dibandingkan rute kompatriotnya via Nagreg, jalur ini relatif lebih santai karena kita tidak perlu berbagi jalan dengan kendaraan-kendaraan kelas berat nan masif.