Oriental Pearl ala Kendari

Tiga tahun lalu butir-butir salju tipis berguguran di Shanghai. Saya duduk seorang diri melepas malam di ambang The Bund seraya menatap sebuah menara yang berpendar cantik di tengah kegelapan. Namanya saya tidak pernah lupa, Oriental Pearl Tower.

Hari ini tidak ada salju, panas membara, dan siang bolong, saya menemukan miniatur dari ikon Shanghai tersebut di kota Kendari. Tugu MTQ, kata si sopir taksi yang mengantarkan saya dari bandara. Memang monumen yang demikian mencolok di jantung kota Kendari ini dibangun untuk menyambut Musabaqah Tilawatil Quran tahun 2006.

Keesokan harinya, saya mengajak Rudy untuk mengunjungi menara ikonik ini. Rasa penasaran terbayar walaupun dengan sedikit kekecewaan. Pasalnya kompleks tugu ini begitu kotor dan tidak terawat, meski bangunan tugunya cukup anggun namun futuristik.

Terbersit bayangan masa-masa ketika saya masih nggembel di Tiongkok beberapa tahun lalu. Andai saja menara di Kendari ini bisa dipercantik seperti menara di Shanghai itu. Ah, andai saja.