Warning: curl_init() has been disabled for security reasons in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 95

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 97

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 98

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 100

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 103

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 106

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 333

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 334

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 363

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 370

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 375

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 376

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 377

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 379

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 382

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 150

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 151

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 159

Warning: curl_exec() has been disabled for security reasons in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 162

Warning: curl_errno() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 167

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 181

Warning: curl_setopt() expects parameter 1 to be resource, null given in /home/tunawism/public_html/wp-includes/Requests/Transport/cURL.php on line 182
Old City Trick Art Museum – tunawisma

Old City Trick Art Museum

“Berapa harga tiketnya?” tanya saya kepada mbak-mbak penjaga museum yang mirip bar film koboi ini.

“Satu orang? Lima puluh ribu, Mas!” serunya menjawab dari balik teralis. Mahal. Untuk standar Kota Semarang, uang lima puluh ribu setara dengan tiga kali makan. Namun karena saya sudah kadung sampai ke sini, apa boleh buat saya pun membayar dan masuk ke Old City 3D Trick Art Museum yang terletak di Kota Lama ini.

Inti dari museum ini adalah studio foto nyeleneh. Di sini terdapat banyak trik-trik visual yang menarik untuk diambil gambarnya, misalnya ruangan bengkok, rumah terbalik, miniatur landmark terkenal, dan sebagainya.

Secara ukuran, museum unik ini tidaklah terlampau besar. Di dalamnya hanya terdapat beberapa ruangan yang memajang barisan studio yang berisi berbagai macam trik. Saya mencoba berfoto di salah satu trik visual tiga dimensi yang menggambarkan saya seakan-akan berjalan di tepi jurang maupun di atas kapal laut.

Yang menarik adalah di museum ini terdapat tukang-tukang foto yang mengambilkan gambar kita secara gratis, asal kita bawa kamera. Jadi janganlah khawatir apabila anda datang sendirian ke tempat ini, tinggal meminta kepada para tukang foto tersebut untuk membantu mengambil gambar yang keren karena mereka tentu sudah hapal dengan semua trik yang ada di museum ini.

Apabila anda cukup narsis, maka waktu satu jam bisa dihabiskan untuk mengambil banyak sekali gambar di sini. Namun lantaran saya bukan orang yang suka mengambil gambar diri, jadi saya menyelesaikan seisi museum ini dengan relatif cepat. Walaupun kalau dipikir-pikir sebenarnya rugi juga sih secara finansial.

“Mas, bisa ambil gambar saya di sini?” pinta saya kepada seorang tukang foto yang berjaga di sebelah studio Wild Wild West. Saya pun mengambil salah satu topi koboi yang disediakan dan duduk di bangku panjangnya yang berlatar belakang kandang kuda. Jepret!