Sepatu licin membuat saya sedikit terperosok ketika kami berusaha menyelinap melalui salah satu celah gua. Udara dingin berhembus melintasi liuk-liuk celah bebatuan menghasilkan suara lirih seperti siulan yang sekenanya. Siulan alam, kami menyebutnya. “Hati-hati,” seru Pak Herman kepada Lomar dan
Month: January 2016
Mendarat di Labuan Bajo
“Tiga kilometer dari bandara ke kota,” celetuk saya kepada Lomar sambil menatap ke layar GPS, “Kalau begitu kita berjalan kaki saja ya ke bandara?” Lomar setuju. Ini adalah kunjungan pertama ke Labuan Bajo dan kami terus terang tidak terlalu paham
Nusa Tenggara dari Langit
Baling-baling berputar kencang ketika pesawat kecil ini melayang-layang rendah di atas Taman Nasional Komodo. Tidak berapa lama lagi kami akan tiba di Labuan Bajo, ibukota kabupaten Manggarai Barat. Saya duduk terpisah dari Lomar, masing-masing dari kami mencari posisi terbaik di
Berangkat ke Labuan Bajo
Antrean belum terlewat panjang. Dua lembar tiket Merpati ada di genggaman. Petugas check-in maskapai plat merah ini nampak tidak terlalu antusias melayani kami berdua. Tidak mengherankan apabila pada kemudian hari perusahaan penerbangan ini bangkrut. Demikianlah pagi itu kami terbang dari
Sejenak Saja Transit di Bali
Tidak pakai muter-muter. Saya dan Lomar bangun pagi-pagi. Tanpa ada komando, kami berdua langsung bergantian mandi, membereskan tas, dan menyantap sarapan. Kurang dari tiga puluh menit, kami berdua sudah siap sedia di halaman depan hotel. Inilah enaknya ketika dua orang
Kisah Sedih Danau Limboto
Bulalo La Limu O Tutu. Danau yang diturunkan dari jeruk surgawi. Sebuah ungkapan yang janggal namun romantik untuk menggambarkan sosok Danau Limboto, permata tanah Gorontalo. Enam dekade lewat, Presiden Soekarno pernah mendaratkan pesawat amfibi Catalina di permukaannya yang kalem. Kemudian
Menyinggahi Benteng Otanaha
“Bapak tidak perlu ikut naik kok,” pinta saya. Namun tukang becak gondrong itu ngeyel mengikuti saya berjalan setapak demi setapak mendaki anak tangga menuju puncak bukit. Entah berapa ratus anak tangga berbatu yang harus kami daki untuk menggapai pucuk. Hingga
Pahlawan Nani Wartabone
Gorontalo adalah daerah pertama yang mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia. Tiga tahun lebih awal daripada Jakarta. Tepatnya pada tanggal 23 Januari 1942, Nani Wartabone berpidato mendeklarasikan kemerdekaan Republik Indonesia di Gorontalo. Siapakah gerangan Nani Wartabone? Tangan saya cepat meraih telepon seluler yang
Sua Perdana Kota Gorontalo
Lonely Planet pernah setengah meledeknya sebagai desa yang meluap. Sebenarnya bukan ledekan karena Gorontalo memang setengah bernuansa desa, di mana segenap orang seakan-akan saling mengenal dan masyarakatnya sangat bersahabat. Demikianlah. Gorontalo kini bukan lagi desa raksasa, karena ia sudah tumbuh
Travel di Bolaang Mongondow
Mobil travel di Sulawesi Utara punya skema rada nyeleneh. Semakin belakang duduknya, semakin murah pula tiketnya. Dengan skema ini kursi paling mahal tentu saja tempat duduk sebelah sopir. Karena baru pertama kali saya menghadapi skema seperti ini, jadilah saya memilih









