Legenda Hidup Camp Leakey

Di tengah hening rimba Kalimantan, kami berpapasan dengan kedua tuan rumah. Tubuh mereka lebih besar daripada kolega-koleganya, semburat rambut-rambut putih nampak tumbuh berantakan di wajah berbaur dengan rambut merah jingga yang membalut selapis tubuhnya. Mereka Tom dan Siswi, sepasang tetua orangutan sekaligus legenda hidup dari Camp Leakey.

Keduanya adalah sepasang orangutan paling populer di taman nasional ini. Bahkan Siswi kerap disebut-sebut sebagai resepsionis Camp Leakey lantaran dia kerap menjadi orangutan pertama yang menyambut pengunjung di dermaga.

Tom berusia lebih tiga puluh tiga tahun, sementara Siswi lima tahun lebih tua. Diibaratkan usia manusia, maka keduanya sudah tergolong kakek nenek.

“Siswi sedang birahi,” kata Pak Donny, “Dari kemarin terus menerus mengejar Tom namun nampaknya Tom tidak terlalu suka dikejar-kejar. Kita harus menjaga jarak dengan orangutan yang sedang birahi.”

Terlambat. Karena sebelum Pak Donny berkata demikian, saya dan Sufi sudah terlanjur berfoto-foto ria di belakang Siswi. Untung saja tidak terjadi apa-apa pada kami berdua.

Siswi lahir pada tahun 1978, anak dari Siswoyo, seekor orangutan betina yang juga sangat dominan di Tanjung Puting pada masa lampau. Sama seperti Siswoyo, Siswi meneruskan dominasi induknya, menjadi ratu bagi para orangutan di Camp Leakey. Salah satu penampilan publik Siswi adalah ketika orangutan betina ini menjadi binatang film Born To Be Wild dalam adegan makan bakmi bersama dokter Galdikas.

Lain halnya dengan Tom, pejantan tangguh yang menguasai Camp Leakey sesudah merebutnya melalui kudeta dari penguasa sebelumnya, Kusasi atau Kosasih. Usai kekalahan ini, Kusasi dan loyalisnya mengasingkan diri lebih jauh ke dalam hutan. Memisahkan diri dari kelompok lamanya di Camp Leakey.

Siang itu kami delapan orang berjalan membuntuti Siswi yang juga membuntuti Tom. Jadilah adegan saling buntut ini berlangsung hampir dua jam. Siswi terus berusaha menggoda Tom, namun nampaknya Tom lebih tertarik dengan buah nangka ranum yang ada di pelukannya.