Semerbak kopi tercium di ruangan itu. Sesap-sesap secangkir kopi menyisakan rasa kopi yang berat namun tidak asam berbaur dengan aroma cokelat dan tembakau. Inilah kopi Arabica khas Wamena yang punya nuansa rempah-rempah nan rancak. Di tanah Papua hanya terdapat dua
Maluku-Papua
Wamena di Simpang Jalan
Entah mau ke mana kota ini melangkah. Wamena terlihat selayaknya kota-kota kecil lain di Indonesia, dengan segala fasilitasnya yang amburadul. Namun terlihat bahwa Wamena seakan-akan berada di sebuah persimpangan jalan, kebingugan dengan identitasnya sendiri dan tidak tahu mau membawa dirinya
Terbang Menembus Jayawijaya
Terbang rendah menuju Wamena adalah sebuah kengerian tersendiri. Pesawat yang kami tumpangi harus meliuk-liuk melewati sela-sela Pegunungan Jayawijaya yang sejauh mata memandang hanya berselimutkan hutan lebat. Ada sebuah celah yang dikenal oleh para pilot sebagai “The Gate”, yaitu pasase masuk
Hidup di Ambang Mamberamo
Di sebalik awan-awan lembut mengambang rendah itu tersimpan lekuk-lekuk urat Sungai Mamberamo dan sebuah harapan besar, membuka keterisolasian wilayah tengah Mamberamo. Dua belas tahun silam pemerintah republik ini menganugerahkan otonomi, memisahkan Mamberamo Tengah dari induknya, Kabupaten Jayawijaya. Akses serba susah
Remah-Remah Benteng Torre
Pulau Tidore punya ritmenya sendiri. Waktu di sini seakan merangkak, berputar lambat-lambat tanpa digesa-gesa oleh suatu apapun. Dinding legam Benteng Torre berdiri angkuh di depan wajah saya berlatar gugus-gugus awan putih yang berarak pelan. Benteng warisan Spanyol ini seakan menjadi
Torre di Ambang Kie Matubu
Sepatu saya satu-satunya menganga lebar. Perosok demi perosok di atas bebatuan hitam Tanah Tidore menyudahi pengabdian si alas kaki yang sudah dua tahun menemani saya berkeliling nusantara. Saya duduk di atas sebongkah batu hitam, melepaskan sepatu sisi kiri yang sobek
Antara Spanyol dan Portugis
Spanyol dan Portugis punya satu perjanjian. Dua kerajaan adidaya tersebut membagi peta penjelajahan samudera pada abad ke-15 menjadi dua arah. Spanyol berlayar ke barat sementara Portugis berlayar ke timur. Mereka melakukan ini sedikit banyak karena keinginan keduanya mampu menguasai dunia
Jejak Samar Kesultanan Tidore
Meraba Kesultanan Tidore bagaikan mencari jejak di tanah keras. Ribuan catatan yang mengagungkan kedigdayaan kesultanan tua di Tanah Soasio ini seakan tidak berbekas pada keseharian pulau yang senyap ini. Tanpa adanya catatan-catatan ratusan tahun itu barangkali saya tidak akan pernah
Kota Terluas yang Tidak Besar
“Apabila kamu hitung wilayah administrasinya, maka kota ini adalah kota terluas di Indonesia,” selorohan saya yang enteng itu langsung disambut dengan tatapan alien oleh Awhy. Demikianlah banyak orang yang mengira bahwa Kota Tidore Kepulauan hanya mencakup wilayah Soasio, padahal tidak.
Peristirahatan Sultan Tidore
Makam kecil bernisan biru kusam itu tersudut di halaman Kraton Kesultanan Tidore. Adalah Sultan Zainal Abidin Syah yang beristirahat di tempat tersebut. Nama ini sebenarnya bukanlah figur lama di dalam Kesultanan Tidore, bahkan boleh dibilang Sang Sultan adalah tokoh modern









