Saya tidak punya urusan dengan monyet sial ini. Sesaat setelah saya memarkir sepeda motor di sisi jalan untuk memotret, tiba-tiba saja seekor monyet keluar dari semak belukar, menghadang jalan saya. Wajar apabila kemudian saya pun menjadikannya objek fotografi. Tiga atau
Sumatera
Sore-Sore di Perairan Sabang
Ini bulan puasa, lumrah saja apabila mencari makan di Aceh lebih susah daripada mencari anggota DPR yang tidak korupsi. Jadilah saya menghabiskan sore untuk duduk-duduk di sempadan pantai, menantikan waktu berbuka walau saya tidak berpuasa. Perairan Sabang begitu tenang, celah
Riuh Rendah Kota Sabang
Penguasa Temasek dibuat pusing tujuh keliling bersua lawan tanding sepadan, Kolen. Persaingan berdarah-darah kedua pelabuhan guna menguasai Selat Malaka menggores narasi histori dunia. Temasek di kemudian hari tumbuh menjadi negara kota yang sangat maju, Singapura. Sayang waktu tidak bersikap ramah
Hikayat Si Malin Kundang
Kedurhakaan anak dan insekuritas orang tua adalah topik lumrah legenda Melayu Kuno. Orang Indonesia menyebutnya Malin Kundang, sementara orang Malaysia menyebutnya Megat Sajobat dan orang Brunei menyebutnya Nakhoda Manis. Intinya sama, seorang anak yang meraih kesuksesan di tanah perantauan namun
Kala Sepeda Motor Terbenam
“Kak, airnya kayanya naik deh. Tadi sepeda motor kita baik-baik saja kah?” tanya Elza ketika kami berdua sudah berjalan sedemikian jauh di balik bukit, menyisir Pantai Air Manis. Saya tidak menjawab. Pohon kelapa yang runduk melengkung terlihat sudah terbenam sebagian,
Panasnya Pantai Air Manis
Aie Manih nama sejatinya. Air Manis, demikian orang menyebutnya tenar, memang tidak ubahnya sebuah kesunyian yang kontras dengan hiruk pikuk kota Padang, lantaranpun dipisahkan hanya oleh segunduk dua gunduk bukit hijau. Gelombang liar Samudera Hindia diredam oleh lekukan tanjung di
Padang, Kota Pesisir Pantai
Sepanjang seribu lima ratus kilometer pantai barat Sumatera, terserak kota-kota kecil dan dusun-dusun yang tenang teduh. Kecuali Padang. Padang adalah anomali di pesisir barat Sumatera. Ialah satu-satunya kota metropolitan sekaligus kota terbesar pantai barat Sumatera yang hadir dalam riuh rendah
Riuh Jembatan Siti Nurbaya
Pendar cahaya semenjana yang beriringan itu entah mengapa terasa memaksa saya untuk memicingkan kedua mata. Boleh jadi karena saya sudah terlampau lelah atau karena angin menghempas asap bakaran sate ke mana-mana. Deret lampu-lampu putih menerangi pekatnya malam, berbaur dengan nyala
Sate Padang Paling Mantap
“Satu-satunya Sate Padang yang pernah saya santap itu di Pasar Santa,” jawab saya enteng ketika Alandri bertanya apakah saya doyan Sate Padang. Tentu saja saya suka, saya acap singgah di Pasar Santa untuk menikmati Sate Padang cap Ajo Ramon sembari
Parade Gedung Pekanbaru
Olok-olok di kalangan traveler domestik menyebut Pekanbaru sebagai kota yang membosankan, sebuah kota tanpa karakteristik. Bukan hal yang aneh memang, lantaran Pekanbaru adalah jantung perdagangan minyak, bukan kota pariwisata. Sudah barang tentu dapat dimaklumi apabila tidak banyak atraksi wisata di









