Satu mata rantai terpotong. Kawasan Ekonomi Khusus bukan hanya sekedar status, bagi Palu ini mempunyai makna dan implikasi yang jauh lebih besar. Kini perekonomian Palu tidak lagi berada di bawah komando Jakarta. Dengan demikian Palu mempunyai hak mengatur sendiri investasinya
Sulawesi
Kehangatan Pagi di Palu
Hangatnya pagi adalah preambule akan panasnya siang. Udara gerah menaungi sempadan Pantai Talise, mencucurkan peluh dari dahi kendatipun hari masih terlampau dini. Di sana pemandangan lautan tenang terhampar luas di sebalik Jembatan Palu yang kuning terang melengkung bak logo McDonald’s
Palu Ternyata Bukan Martil
Hikayat berkisah bahwa tanah ini dulu adalah hampar perairan dangkal. Entah lantaran aktivitas tektonis atau pendangkalan berlebih, terangkatlah tanah ini menjadi sebuah lembah di cekungan Donggala. Topalu’e, tanah yang terangkat, demikian dalam Bahasa Kaili. Palu bukan martil. Jauh dari kesan
Selamat Datang di Kota Palu
Mobil travel yang saya tumpangi dari Poso melaju kencang seakan girang bertemu aspal mulus setelah seharian melalui jalanan berbatu. Hujan yang melanda pesisir Sulawesi Tengah membaur dengan pekat malam seakan tidak sanggup membujuk sopir untuk meningkatkan kewaspadaan akan kegelapan. Mungkin
Sekejap di Balla Lompoa
Sebenarnya siang itu hujan. Namun Rudy dan saya santai saja dan nekat bermotor dari Makassar ke Sungguminasa. Mulai dari berdebat gara-gara GPS yang kurang akurat hingga tersasar menuju arah yang berlawanan, akhirnya kami tiba juga di situs bekas Kerajaan Gowa.
Kisah Sedih Danau Limboto
Bulalo La Limu O Tutu. Danau yang diturunkan dari jeruk surgawi. Sebuah ungkapan yang janggal namun romantik untuk menggambarkan sosok Danau Limboto, permata tanah Gorontalo. Enam dekade lewat, Presiden Soekarno pernah mendaratkan pesawat amfibi Catalina di permukaannya yang kalem. Kemudian
Menyinggahi Benteng Otanaha
“Bapak tidak perlu ikut naik kok,” pinta saya. Namun tukang becak gondrong itu ngeyel mengikuti saya berjalan setapak demi setapak mendaki anak tangga menuju puncak bukit. Entah berapa ratus anak tangga berbatu yang harus kami daki untuk menggapai pucuk. Hingga
Pahlawan Nani Wartabone
Gorontalo adalah daerah pertama yang mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia. Tiga tahun lebih awal daripada Jakarta. Tepatnya pada tanggal 23 Januari 1942, Nani Wartabone berpidato mendeklarasikan kemerdekaan Republik Indonesia di Gorontalo. Siapakah gerangan Nani Wartabone? Tangan saya cepat meraih telepon seluler yang
Sua Perdana Kota Gorontalo
Lonely Planet pernah setengah meledeknya sebagai desa yang meluap. Sebenarnya bukan ledekan karena Gorontalo memang setengah bernuansa desa, di mana segenap orang seakan-akan saling mengenal dan masyarakatnya sangat bersahabat. Demikianlah. Gorontalo kini bukan lagi desa raksasa, karena ia sudah tumbuh
Travel di Bolaang Mongondow
Mobil travel di Sulawesi Utara punya skema rada nyeleneh. Semakin belakang duduknya, semakin murah pula tiketnya. Dengan skema ini kursi paling mahal tentu saja tempat duduk sebelah sopir. Karena baru pertama kali saya menghadapi skema seperti ini, jadilah saya memilih









