“Kamu duduk di sana,” pinta si bapak tua, “Itu meja kursi yang dulunya dipakai Jenderal Gatot Subroto pada masa perjuangan kemerdekaan.” Saya pun duduk di atas bangku kayu itu. Di depan saya ada sebuah meja kerja dengan pelituran seadanya, dengan
Month: March 2017
Gamang Laju Semarang
Dahulu kala Semarang adalah pelabuhan terbesar di nusantara. Dari kota inilah barang-barang hasil pertanian dan perkebunan dari Jawa memulai perjalanan panjang mereka membelah lautan menuju dapur-dapur di daratan Eropa utara. Kini Semarang masih merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia
Berapa Pintu Lawang Sewu?
Kernet bus adalah orang pertama yang tentunya akan menolak apabila salah satu pintu Lawang Sewu ditutup pakai semen. Sebab dari sebiasanya dia berteriak, “Lawang Sewu! Lawang Sewu!”, nanti dia harus susah payah untuk berteriak “Lawang Sangang Atus Sangang Puluh Sanga!”.
Sua dengan Simpang Lima
“Eh, Mas. Tolong donk ini hape saya jamnya dicocokin,” pinta bapak sopir taksi yang mengantar saya dari bandara Ahmad Yani seraya menyerahkan sebuah ponsel retro ke tangan saya. Begitulah ketika bapak ini tahu saya bekerja di bidang teknologi informasi, saya
Kota Lama, Kota Semarang
Kota Semarang sendiri sejatinya adalah kota lama. Bukan barang aneh apabila beberapa tahun silam Riri Riza menggunakan Kota Semarang sebagai lokasi syuting film Gie yang menggambarkan Kota Jakarta pada medio 1960-an. Adapun Kota Semarang yang orisinal sejatinya berada di sebuah
Jejak Histori Gereja Blenduk
Gereja ini adalah tempat ibadah paling awet di nusantara. Gitu sih kata Ikatan Arsitek Indonesia. Entah apa syarat dan pra-syaratnya saya tidak tahu dan tidak pernah diberi tahu. Padahal kalau bicara soal awet-awetan bukankah Candi Borobudur atau Masjid Agung Demak
Makam Pahlawan di Lampung
Mobil yang bermasalah membuat kami terdampar di sini. Tepat di sisi sebuah taman makam pahlawan, yang jika tidak salah juga merupakan peristirahatan terakhir Radin Inten II. Insting pejalan satu kelompok besar ini langsung membawa kami menjelajah dan berfoto-foto, aneh memang
Ombak Liar Selat Sunda
“Matilah kita,” demikian pikir saya seraya menggenggam kamera erat-erat ketika gelombang setinggi dua meter menghantam dinding kiri perahu kayu yang kami tumpangi. Perahu mungil itu oleng ke kanan kemudian terhempas balik ke kiri nyaris menumpahkan seluruh isinya ke lautan lepas
Belahan Jawa dan Sumatra
“Kalian nyeburlah sana seperti es cendol, saya mau istirahat,” teriak saya dari atas dek kapal ketika beberapa orang lagi-lagi memilih untuk snorkelling di perairan ini. Entahlah. Saya sudah kelar malah. Ini sudah keempat kalinya kami snorkelling hari ini. Di antara
Antara Rakata dan Krakatau
Gunung Rakata adalah sisa puncak kecil yang gempil dari Gunung Krakatau lama. Selama empat puluh tahun semenjak letusan Sang Krakatau, keberadaan Rakata ibarat sebuah monumen peringatan bagi letusan maha-dahsyat yang pernah mengantam tanah ini. Hingga kemudian Krakatau lahir kembali di









