Langit senja yang muram mendadak redup dan kemudian gelap. Belum pukul tujuh namun Kota Kolonodale seakan-akan sudah melesak ke dalam peraduan. Pendar-pendar cahaya lampu sepeda motor hanya sesekali terlihat di tikungan jalan, kemudian lenyap di kaki bukit. Novi dan saya
Sulawesi Tengah
Kerajaan Mori di Morowali
Adalah Raja Sungkawawo yang bertindak laiknya Genghis Khan kecil di Tanah Mori. Mori dulunya merupakan tanah bagi suku-suku minor disebut mokole yang dimpimpin oleh para tetua yang disebut molokempalili. Suku-suku ini berdiri sendiri-sendiri di setiap sudut Morowali, konflik dan sengketa
Luwuk dan Mimpi Kolonodale
Hanya tinggal soal waktu Kabupaten Morowali Utara akan menjadi bagian dari provinsi baru, Sulawesi Timur. Kota Kolonodale yang berdiam di tepi Teluk Tomori bersiap mengubah arah tatapan komandonya dari barat ke timur, dari Kota Palu ke Kota Luwuk, ibukota provinsi
Ahok, Tiongkok, dan Morowali
“Itu Ahok kerjanya bagus! Beberapa tahun yang lalu saya ke Tanah Abang saja takut, sekarang bersih dan bagus!” lengking seorang ibu berjilbab pink yang duduk di seberang saya, “Ya mau bagaimana lagi harus diakui kalau Ahok itu paling bagus buat
Kaledo, Kaki Lembu Donggala
Pemberhentian singkat di Donggala mempertemukan saya dengan rumah makan kecil. Simbak yang menunggui pembeli nampak tersenyum sumringah melihat kedatangan saya. Sepertinya sih karena warung ini sepi-sepi saja dari tadi. Daftar menu disodorkan dan pandangan saya langsung tertuju ke kaledo. Bukan
Palu, Kawasan Ekonomi Khusus
Satu mata rantai terpotong. Kawasan Ekonomi Khusus bukan hanya sekedar status, bagi Palu ini mempunyai makna dan implikasi yang jauh lebih besar. Kini perekonomian Palu tidak lagi berada di bawah komando Jakarta. Dengan demikian Palu mempunyai hak mengatur sendiri investasinya
Kehangatan Pagi di Palu
Hangatnya pagi adalah preambule akan panasnya siang. Udara gerah menaungi sempadan Pantai Talise, mencucurkan peluh dari dahi kendatipun hari masih terlampau dini. Di sana pemandangan lautan tenang terhampar luas di sebalik Jembatan Palu yang kuning terang melengkung bak logo McDonald’s
Palu Ternyata Bukan Martil
Hikayat berkisah bahwa tanah ini dulu adalah hampar perairan dangkal. Entah lantaran aktivitas tektonis atau pendangkalan berlebih, terangkatlah tanah ini menjadi sebuah lembah di cekungan Donggala. Topalu’e, tanah yang terangkat, demikian dalam Bahasa Kaili. Palu bukan martil. Jauh dari kesan
Selamat Datang di Kota Palu
Mobil travel yang saya tumpangi dari Poso melaju kencang seakan girang bertemu aspal mulus setelah seharian melalui jalanan berbatu. Hujan yang melanda pesisir Sulawesi Tengah membaur dengan pekat malam seakan tidak sanggup membujuk sopir untuk meningkatkan kewaspadaan akan kegelapan. Mungkin








