Rantainya putus. Sepeda motor itu terseok. Mungkin si tukang ojek mulai menyesali tawaran lima belas ribu rupiah yang membuatnya harus jatuh bangun melintasi jalanan rusak ini. Entahlah. Insiden putusnya rantai ini berarti perpisahan untuk saya dan si tukang ojek. Baginya
Kab Banjarnegara
Salam Berlepas dari Dieng
Meninggalkan Dieng bukan sebatas berlepas dari kesenyapan. Ketika bus-bus turisme berukuran semenjana memompakan asap hitam berlomba-lomba turun dari tinggian Wonosobo menuju ke kota-kota yang jauh lebih gerah. Ketika ibu-ibu pedagang carica dipergantikan oleh toko-toko dan minimarket di sepanjang jalan. Panas,
Jalan Menuju Kawah Sileri
Pemandangan di bawah tersimak bagaikan lukisan cat air. Teruntuk Pak Solihin yang semenjak lahir sudah berada di tempat ini tentu tidak pernah terlintas bahwa keindahan ini begitu spesial bagi kami, orang kota. Terlebih bagi saya yang tinggal di tengah hutan
Legenda dari Kawah Sileri
Dalam kelumrahan budaya Jawa, semakin kondang sebuah destinasi, maka semakin kental pula mitos yang menyertainya. Entah ini korelatif atau kausastik. Kawah Sileri adalah salah satu yang tidak dapat melepaskan diri dari mitos-mitos lokal. Adalah seorang nenek sihir yang tinggal di