Dari Parapat ke Tuktuk Siadong. Dari daratan Sumatera ke telatar Samosir. Kami berlepas menuju ke sebuah pulau yang selama ini hanya pernah saya ketahui dari buku pelajaran SD itu. Pulau yang terletak di jantung Danau Toba ini mampu dijangkau dengan
Kab Simalungun
Terminus Kampung Parapat
Mentari senja mengusap wajah. Rerumputan kering yang sedari tadi mengalasi duduk saya mulai terasa menusuk-nusuk, namun saya berusaha untuk tidak peduli. Siang baru saja pungkas tanpa permisi, memposisikan matahari tepat di hadapan muka yang absah merona kemerahan. Parapat adalah kampung
Tao Toba Na Massai Uli
“Kok suram ya siang begini?” tanya Heri sambil menerawang jauh ke luar dari jendela penatapan, memandang lepas ke arah luasan Danau Toba di bawah sana. “Kabut asap dari Riau,” jawab saya singkat. Heri dan Simon terlihat demikian kecewa. Memang. Kabut


