Ternate dan Tidore hanyalah dua pulau kembar yang menghiasi setitik luasan yang nyaris tidak terlihat di selepas kaki Halmahera. Namun siapa boleh sangka bahwa sepanjang delapan ratus tahun seluruh Maluku Utara harus tunduk di bawah komando dua pulau kecil ini.
Historia dari Spice Island
Inilah pulau yang menyebabkan seluruh Indonesia dijajah Belanda. Jauh sebelum armada londo masuk tanah ini, Portugis dan Spanyol sudah silih berganti berseliweran di tanah ini, menegakkan bendera masing-masing di pulau-pulau singgahan mereka sendiri, melakukan jual beli cengkeh dan jual beli
Melepas Sauh di Ternate
Pagi merekah di sebalik kungkung Gamalama. Langit yang gelap pun perlahan mulai terlihat agak kebiruan menyorotkan semburat apik dari seberang lautan. Ada sedikit perasaan lega akan isyarat bahwa sebentar lagi kapal ini akan bersandar di Ternate. Semalam suntuk saya duduk
Selamat Datang di Batam
Dua ratus tahun pasca Isa Almasih, Pulau Batam sudah mulai dihuni oleh etnis Melayu yang menyebut diri mereka Suku Selat. Berabad-abad lamanya Pulau Batam menjadi tanah tinggalan Suku Selat yang terombang-ambing di bawah komando Riau Johor. Pada medio 1960-an, Pulau
Siluet Jembatan Barelang
Semburat jingga yang meleleh di sebalik kabel-kabel bajanya membuat saya terhenyak di tepi pantai. Jembatan Barelang adalah totem yang mengikat sebuah tenun Kepulauan Riau, antara Pulau Batam, Pulau Rempang, dan Pulau Galang. Jembatan utama yang terbentang di hadapan saya merentang
Yang Tersisa di Pulau Galang
Beberapa set televisi tua, panci penyok, dan sisir plastik yang nampak begitu rapuh teronggok di sudut ruangan itu. Barang-barang itu dikumpulkan sebagai totem peninggalan terakhir para pengungsi. Ada beberapa yang kembali ke negaranya dan beberapa yang meninggal dunia meninggalkan benda-benda
Kamp Pengungsi Vietnam
Pondok-pondok kayu ini hanyalah sedikit dari yang tersisa di tanah ini. Selama tiga dekade para manusia perahu dari Vietnam mendiami kamp di Pulau Galang, menyelamatkan nyawa satu-satunya dari kecamuk negara mereka yang tidak menentu. Pondok-pondok kayu ini direnovasi ulang menjadi
Saksi Bisu Manusia Perahu
Perahu yang bersandar di hadapan saya punya kabin tidak lebih besar daripada bak truk. Siapa sangka jika dulu kapal-kapal ini pernah digunakan oleh para pengungsi Vietnam mengarungi ombak liar Laut Cina Selatan, hingga berakhir di Pulau Galang. Tidak ada yang
Menilik Kampung Vietnam
Teruntuk sebagian orang, masa lalu adalah lembaran kusam yang terkubur debu tebal. Ia tidak menarik untuk dilihat dan bahkan cenderung terlupakan, terabaikan lantaran si empunya sibuk menatap masa depan. Atau boleh jadi karena memang ia pantas dilupakan karena tidak layak
Jejak Pilu Pengungsi Vietnam
Senja sudah merekah tatkala saya menggeber sepeda motor melintasi jalanan gersang Barelang. Semakin jauh dari Pulau Batam, jalan raya semakin sepi, hingga akhirnya saya benar-benar hanya seorang diri di atas aspal mulus, sementara kiri kanan jalan adalah padang-padang terbuka. Hutan-hutan









