Tersebutlah dua hikayat etimologis Malioboro. Salah satunya berasal dari Bahasa Sansekerta yang berarti karangan bunga. Tatkala Kraton Yogyakarta berhajat, penuhlah pasase Malioboro dengan warna-warni bunga. Beda halnya dengan teori lain yang lebih tenar yang menengarai Malioboro adalah peleset lidah Jawa
Kabaret Show Oyot Godhong
Kalau bukan lantaran obrolan warung kopi dengan Cak Riswanto, besar kemungkinan saya abai dengan keberadaan pertunjukan kabaret yang satu ini. Namanya Oyot Godhong, bak pertunjukan panggung ala Pattaya, tontonan utama di tempat ini adalah para bencong kaliren berbody luhur. Sayangnya
Saya Makan Kalajengking!
Ibu tua itu menaruh semuanya di dalam ember kayu. Sekitar dua lusin udang raksasa bercangkang merah jingga nampak menggeliat di cekungnya, berdesak-desakan berebut celah. Entah binatang apa itu, seperti persilangan antara udang dan kalajengking, saya hanya berdiri mengamati seraya melemparkan
Bakmi Sagu Selatpanjang
“Mau ke Batu Pahat, Malaysia?” tanya si ibu penjual di warung kecil yang terlihat miring seakan-akan hendak rubuh itu. Saya menggelengkan kepala sembari tersenyum simpul. “Tidak, Bu. Saya sengaja ke sini untuk melihat Selatpanjang,” jawab saya singkat. “Aneh. Baru kali
Sepanjang Tepi Selatpanjang
Hembusan angin laut menemani sesap-sesap secangkir kopi. Pahit. Aroma kopi urung tercium lantaran pawana laut terus bertiup, mengenyak setiap partikelnya ke udara bebas. Sesekali justru bau ikan menghampiri, barangkali dari dermaga di seberang sana. Selatpanjang pada senja itu begitu asing,
Selatpanjang, Tiongkok Kecil
Ditilik dari bangunan-bangunan tuanya di sisi kanan kiri jalan, saya yakin tempat ini punya sejarah panjang. Tidak salah. Pada masa Kesultanan Siak Sri Indrapura, Selatpanjang adalah bandar yang sangat hidup. Bersama kota-kota pesisir tanah Riau macam Bengkalis dan Bagansiapiapi, kota
Jalan Terjal ke Candradimuka
Rantainya putus. Sepeda motor itu terseok. Mungkin si tukang ojek mulai menyesali tawaran lima belas ribu rupiah yang membuatnya harus jatuh bangun melintasi jalanan rusak ini. Entahlah. Insiden putusnya rantai ini berarti perpisahan untuk saya dan si tukang ojek. Baginya
Salam Berlepas dari Dieng
Meninggalkan Dieng bukan sebatas berlepas dari kesenyapan. Ketika bus-bus turisme berukuran semenjana memompakan asap hitam berlomba-lomba turun dari tinggian Wonosobo menuju ke kota-kota yang jauh lebih gerah. Ketika ibu-ibu pedagang carica dipergantikan oleh toko-toko dan minimarket di sepanjang jalan. Panas,
Jalan Menuju Kawah Sileri
Pemandangan di bawah tersimak bagaikan lukisan cat air. Teruntuk Pak Solihin yang semenjak lahir sudah berada di tempat ini tentu tidak pernah terlintas bahwa keindahan ini begitu spesial bagi kami, orang kota. Terlebih bagi saya yang tinggal di tengah hutan
Legenda dari Kawah Sileri
Dalam kelumrahan budaya Jawa, semakin kondang sebuah destinasi, maka semakin kental pula mitos yang menyertainya. Entah ini korelatif atau kausastik. Kawah Sileri adalah salah satu yang tidak dapat melepaskan diri dari mitos-mitos lokal. Adalah seorang nenek sihir yang tinggal di









